7 Kebiasaan Positif Orang Jepang yang Menarik

1. Orang Jepang suka membaca

 

kebiasaan positif orang jepang
kebiasaan positif orang jepang

 

Menurut pokermania88 sebagian besar orang Jepang selalu menguras waktu guna membaca kitab atau apa saja yang menajamkan otak mereka. Mereka menjadikan menyimak sebagai kebiasaan yang mesti selalu dilaksanakan berjam-jam dalam sehari. Kebiasaan ini dapat dilihat ketika mereka sedang di dalam kendaraan umum laksana di kereta, bus, dan dimanapun. Orang-orang Jepang tentu akan membawa kitab bacaan, seringkali mereka membaca kitab pelajaran, komik, majalah, koran dalam format cetak maupun secara elektronik melewati gadgetnya. Hal itu dilaksanakan supaya menghilangkan rasa jenuh diperjalanan. Jadi, buat anda yang sekitar ini menguras waktu melulu dengan memainkan gadget dan ngobrol hal-hal nggak penting,jajaki deh ganti kebiasaan anda seperti kelaziman orang Jepang.

2. Perusahaan di Jepang izinkan pekerjanya guna tidur
Beberapa perusahaan di Jepang menyerahkan “hak istimewa” untuk karyawan, yaitu memperbolehkan karyawannya guna istirahat alias istirahat sekitar 30 menit. Hal tersebut diterapkan sebab dinilai dapat lebih menyokong produktivitas karyawannya. Banyak karyawan yang berbicara bahwa kinerja mereka bertambah setelah menyimpulkan untuk istirahat sebentar.

3. Budaya mengantri
Orang-orang di Jepang paling loyal terhadap peraturan, tergolong untukhal mengantri yang telah menjadi kebiasaan disiplinnya orang-orang Jepang. Mereka enggak bakal menerobos antrian, apapun yang terjadi. Kalau kalian jajaki bertanya untuk mereka mengapa mereka tidak jarang kali taat untuk setiap aturan, maka jawabannya bakal sederhana, sebab ituialah aturan. Jadi bila kamu berniat liburan di sana anda harus dapat beradaptasi, ya. Jangan saling menerobos, lho!

4. Hidup hemat
Kebiasaan hidup irit memang sudah paling melekat pada diri orang Jepang. Oleh karena itulah manajemen finansial orang Jepang dikenal paling baik dari sekian banyak negara. Di sana ada kelaziman wanita maupun laki-laki akan melakukan pembelian barang setelah jam separuh delapan malam. Hal ini sebab toko atau supemarket tidak sedikit yang menyerahkan diskon hingga 50% sebelum tokonya tutup. Wah, laksana apa ya ramainya?

5. Budaya malu yang paling tinggi
Budaya malu pun menjadi kelaziman orang Jepang yang mesti buat ditiru. Pada jaman samurai di Jepang familiar istilah Harakiri yakni bunuh dirisaat kalah dalam peperangan. Namun, setelah menginjak jaman modernkelaziman orang Jepang ini tidak banyak berkembang sebagai misal pengunduran diri semua pejabat, karyawan, dan yang lain saat gagalmengemban kerja. Di samping itu, mereka pun akan merasa malu dengan lingkungannya, bila mereka melanggar ketentuan yang telah dibuat. Nah,mesti banget ditiru nih!

6. Pekerja keras
Jepang memang familiar dengan kebiasaan gila kerjanya. Untuk mereka,guna meraih suatu kesuksesan ialah dengan bekerja keras. Soal waktu, mereka enggak pernah ngaret. Rata-rata jam kerja pegawai di Jepang ialah 2450 jam/pertahun. Dan mereka pun selalu datang ke lokasi kerja lebihmula dengan alasan supaya tidak terlambat. Tak melulu itu, semua pekerja di Jepang dengan sukarela menyerahkan performa terbaiknya,hingga lembur juga mereka kerjakan dengan senang hati.

7. Orang Jepang tidak mengandalkan gadget
Seperti yang anda tahu, Jepang memang familiar dengan sekian banyak teknologi canggihnya, tergolong gadget. Tapi, penduduk Jepang tetapmemahami kapan dan di mana masa-masa yang tepat guna bermain gadget. Dan siswa-siswa di Jepang dilarang membawa gadget ke sekolah. Selainagar mereka lebih konsentrasi dalam belajar, ketentuan ini menghapuskan perbedaan antar siswa. Jadi nggak terdapat yang namanya diskriminasi di sekolah. Dan aturan tersebut berjalan dengan baik dan diterima olehmurid tanpa terdapat yang melanggar.

Kalau kelaziman orang Jepang dapat kita tiru masing-masing hari, Indonesia barangkali akan lebih maju, ya?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *